<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Psikologi Zone - Portal Berita Psikologi Indonesia &#187; perkembangan masa dewasa akhir</title>
	<atom:link href="http://www.psikologizone.com/tag/perkembangan-masa-dewasa-akhir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.psikologizone.com</link>
	<description>Portal informasi psikologi, ilmu psikologi, dan terapan psikologi. Membahas trauma, stress, depresi, perkembangan, sosial, dan gejala psikologis lain.</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 02:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Perkembangan Kognitif Masa Dewasa Akhir</title>
		<link>http://www.psikologizone.com/perkembangan-kognitif-masa-dewasa-akhir/06511440</link>
		<comments>http://www.psikologizone.com/perkembangan-kognitif-masa-dewasa-akhir/06511440#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 22:45:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Baitul Alim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan kognitif masa dewasa akhir]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan masa dewasa akhir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://images.psikologizone.com//?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Isu mengenai penurunan intelektual selama tahun-tahun dewasa merupakan suatu hal yang provokatif. Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-441" title="perkembangan kognitif masa dewasa akhir" src="http://images.psikologizone.com/2009/12/perkembangan-kognitif-masa-dewasa-akhir.jpg" alt="perkembangan kognitif masa dewasa akhir" width="150" height="150" />Isu mengenai penurunan intelektual selama tahun-tahun dewasa merupakan suatu hal yang provokatif. Dalam buku yang berjudul Life Span Development: Perkembangan Masa Hidup, oleh John W. Santrok (2002) menjelaskan ini lebih dalam. Weschler (1972), yang mengembangkan skala intelegensi Weschler, menyimpulkan bahwa masa dewasa dicirikan dengan penurunan intelektual karena adanya proses penuaan yang dialami setiap orang.</p>
<p>Namun ternyata isu ini lebih kompleks. Misalnya John Horn berfikir bahwa beberapa kemampuan menurun sementara kemampuan lainnya tidak. Horn menyatakan bahwa <em>kecerdasan yang mengkristal</em> (<em>crystallized intelegence</em>) yaitu sekumpulan informasi dan kemampuan-kemampuan verbal yang dimiliki individu meningkat seiring dengan usia, <span id="more-440"></span>sedangkan <em>kecerdasan mengalir</em> (<em>fluid intelegence</em>) yaitu kemampuan seseorang untuk berfikir abstrak, menurun secara pasti sejak masa dewasa tengah.</p>
<p>Beberapa tokoh mempertanyakan tentang pernyataan yang diungkapkan oleh beberapa ahli di atas. Menurut Paul Baltes dan K warner Schaei pernyataan ini mempunyai cacat karena mereka mengumpulkan data secara lintas seksional. Dalam penelitian lintas seksional, individu-individu dari berbagai usia yang berbeda diuji pada saat yang sama.</p>
<p>Hal ini tentunya akan membuahkan hasil yang berbeda karena perbedaan masa tentunya juga memiliki perbedaan sosio-ekonomi dan kesempatan memperoleh pendidikan. Kemungkinan orang yang berumur 70 tahun tidak memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan pendidikan sehingga mempengaruhi hasil intelegnsinya.</p>
<p><strong>Kecepatan Memproses, Mengingat, Dan Memecahkan Masalah</strong><br />
Sekarang telah diterima secara luas bahwa kecepatan memproses informasi mengalami penurunan pada masa dewasa akhir. Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan bahwa orang-orang dewasa lanjut kurang mampu mengeluarkan kembali informasi yang telah disimpan dalam ingatannya dan secara efektif menggunakan imajinasi mentalnya di dalam ingatan.</p>
<p>Meskipun kecepatan memproses informasi kita secara pelan-pelan menurun pada masa dewasa akhir, namun terdapat variasi individual di dalam kecakapan ini. Dan ketika penurunan itu terjadi, hal ini tidak secara jelas menunjukkan pengaruhnya terhadap kehidupan kita di dalam beberapa segi yang substansial.</p>
<p>Penggantian pengalaman mungkin bisa menjelaskan bagaimana orang-orang yang lebih tua mempertahankan keterampilan-keterampilan mereka pada beberapa wilayah-wilayah kognitif, diantaranya ingatan dan pemecahan masalah. Jika kita mengamati ingatan dan pemecahan masalah di dalam dunia nyata, kita mungkin menemukan sedikit penurunan pada masa dewasa akhir.</p>
<p><strong>Pendidikan, Pekerjaan, dan Kesehatan</strong><br />
Pendidikan, pekerjaan, dan kesehatan adalah tiga komponen yang paling berpengaruh dalam fungsi kognitif dari orang-orang dewasa lanjut. Pada saat ini mereka telah memperoleh pendidikan yang lebih baik. Pendidikan memiliki korelasi positif dengan skor-skor pada tes-tes intelegensi. Orang-orang dewasa lanjut mungkin melanjutkan pendidikan untuk sejumlah alasan.</p>
<p>Pengalaman kerja menekankan pada orientasi kognitif. Peningkatan penekanan pada proses informasi di dalam pekerjaannya mungkin mempertinggi kecakapan intelektual individu. Sedangkan, kesehatan yang buruk berkaitan dengan tes-tes intelegensi pada masa dewasa akhir. Olahraga terkait dengan perbaikan fungsi kognitif diantara orang-rang dewasa usia lanjut.</p>
<p><strong>Fase Penurunan</strong><br />
Hipotesis fase penurunan (terminal drop hypotesis), yang menyatakan bahwa kematian didahului oleh suatu pengurangan fungsi kognitif kira-kira pada suatu periode 5 tahun pertama sebelum kematian. Jadi jarak dari kematian pada suatu populasi yang kemudian meninggal seharusnya berkorelasi dengan kemampuan pada tes-tes fungsi kognitif yang diberikan pada mereka sepanjang periode kritis 5 tahun.</p>
<p>Pada penelitian-penelitian yang membandingkan orang-orang dewasa lanjut dan dewasa muda yang mungkin berada pada periode 5 tahun dari kematiannya. Penyakit-penyakit kronis yang dialami orang-orang dewasa lanjut ini mungkin dapat menurunkan motivasi, kewaspadaan serta energi untuk menunjukkan kompetensi mereka ketika menjalankan tes fungsi kognitif.</p>
<p><strong>Kebijaksanaan</strong><br />
Kebijaksanaan merupakan pengetahuan seseorang ahli mengenai aspek-aspek praktis dari kehidupan yang memungkinkan munculnya keputusan yang bermutu mengenai hal-hal yang penting dalam kehidupan. Satu aspek dari kebijaksanaan yang terlihat meningkat saat orang beranjak tua adalah ia menjadi lebih fleksibel di dalam mengubah dan mengakomodasi tujuan-tujuan hidup terhadap keadaan kehidupan yang baru dan kondisi-kondisi pribadi yang baru (Brandstadter &amp; Renner, 1990). Orang-orang dewasa lanjut seperti halnya mereka yang lebih muda lebih cenderung mencari kepuasan dari pada mencari kesenangan yang sukar diperoleh (Dittman-Kohli,1992)</p>
<p><strong>Penalaran Mekanik Dan Penalaran Pragmatis</strong><br />
Penalaran mekanik merupakan perangkat keras dari pikiran dan merefleksikan rancangan neurofisiologis dari otak yang berkembang secara evolutif. Pada tingkat operasional, penalaran kognitif melibatkan kecepatan dan ketepatan memproses, termasuk masukan sensoris, ingatan visual dan motorik, pembedaan, perbandingan, dan pengkategorisasian.  Karena pengaruh yang kuat dari faktor biologis, hereditas, dan kesehatan pada penalaran mekanik, maka penurunan penalaran mekanik menjadi mungkin seiring dengan proses penuaan.</p>
<p>Sebaliknya penalaran pragmatis (<em>cognitive pragmatis</em>) merujuk pada dasar kultural ”<em>perangkat lunak</em>” dari pikiran. Pada tingkat operasional, penalran pragmatis termasuk keterampilan membaca, menulis, berbahasa, kualifikasi pendidikan, keterampilan-ketrampilan profesional, dan juga tipe-tipe pengetahuan mengenai diri dan keterampilan-ketrampilan hidup yang membantu kita untuk menguasai dan mengatasi kehidupan.</p>
<p>Karena pengaruh yang kuat dari kebudayaan, terhadap penalaran pragmatis maka peningkatan penalaran pragmatis pada usia lanjut menjadi mungkin. Penalaran ini akan tetap meningkat pada usia lanjut meskipun dengan adanya penurunan pada penalaran mekanik.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.psikologizone.com/perkembangan-kognitif-masa-dewasa-akhir/06511440/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkembangan Fisik Masa Dewasa Akhir</title>
		<link>http://www.psikologizone.com/perkembangan-fisik-masa-dewasa-akhir/06511421</link>
		<comments>http://www.psikologizone.com/perkembangan-fisik-masa-dewasa-akhir/06511421#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 01:07:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Baitul Alim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan fisik masa dewasa akhir]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan masa dewasa akhir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://images.psikologizone.com//?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan masa dewasa akhir atau usia lanjut, membawa penurunan fisik yang lebih besar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-424" title="Perkembangan Fisik Masa Dewasa Akhir" src="http://images.psikologizone.com/2009/12/perkembanganmasadewasaakhir.jpg" alt="Perkembangan Fisik Masa Dewasa Akhir" width="150" height="150" />Perkembangan masa dewasa akhir atau usia lanjut, membawa penurunan fisik yang lebih besar dibandingkan dengan periode periode usia sebelumnya. Kita akan mencatat rentetan perubahan perubahan dalam penurunan fisik yang terkait dengan penuaan, dengan penekanan pentingnya perkembangan perkembangan baru dalam penelitian proses penuaan yang mencatat bahwa kekuatan tubuh perlahan lahan menurun dan hilangnya fungsi tubuh kadangkala dapat diperbaiki.</p>
<p>Dalam buku Psikologi Perkembangan Anak: Mengenal Sifat, Bakat, dan Kemampuan Anak oleh Reni Hawadi Akbar pada tahun 2001, berikut adalah beberapa penurunan dan hilangnya fungsi tubuh <span id="more-421"></span>dalam hal fisiologis masa perkembangan masa dewasa akhir atau usia lanjut:</p>
<p><strong>Otak dan sistem syaraf </strong><br />
Saat kita tua kita kehilangan sejumlah neuron, unit unit sel dasar dari sistem syaraf. Beberapa peneliti memperkirakan kehilangan itu mungkin sampai 50% selama tahun tahun dewasa. Walaupun penelitian lain percaya bahwa kehilangan itu lebih sedikit dan bahwa penyelidikan yang tepat terhadap penyelidikan hilangnya neuron belum dibuat di dalam otak.</p>
<p>Barangkali penyelidikan yang lebih masuk akal adalah bahwa 5 sampai 10 persen dari neuron kita akan berhenti tumbuh sampai kita mencapai usia 70 tahun. Setelah itu, hilangnya neuron akan lebih cepat.</p>
<p>Aspek yang signifikan dari proses penuaan mungkin adalah bahwa neuron neuron itu tidak mengganti dirinya sendiri. Meskipun demikian otak dapat cepat sembuh dan memperbaiki kemampuannya, hanya kehilangan sebagian kecil dari kemampuannya untuk bisa berfungsi di masa dewasa akhir.</p>
<p><strong>Perkembangan Sensori</strong><br />
Perubahan sensori fisik masa dewasa akhir melibatkan indera penglihatan, pendengaran, perasa, pembau, dan indera peraba. Pada masa dewasa akhir penurunan indera penglihatan bisa mulai dirasakan dan terjadi mulai awal masa dewasa tengah. Adaptasi terhadap gelap lebih menjadi lambat, yang berarti bahwa orang rang lanjut usia membutuhkan waktu lama untuk memulihkan kembali penglihatan mereka ketika keluar dari ruangan yang terang menuju ke tempat yang agak gelap.</p>
<p>Penurunan penglihatn ini biasanya dapat dirunut dari pengurangan kualitas dan intensitas cahaya yang mencapai retina. Di puncak usia tua, perubahan ini mungkin disertai oleh perubahan perubahan kemunduran dalam retina, menyebabkan beberapa kesulitan dalam penglihatan.</p>
<p>Meskipun pendengaran dapat mulai pada masa dewasa tengah, hal itu biasanya tidak banyak membawa kesulitan sampai masa dewasa akhir. Pada saat itu banyak sekali alat bantu pendengaran yang bisa dipakai untuk bantuan pendengaran. Tuli, biasanya disebabkan oleh kemunduran selaput telinga, syaraf penerima penerima suara didalam telinga.</p>
<p>Selain berukurangnya penglihatan dan pendengaran juga mengalami penurunan dalam kepekaan rasa dan bau. Kepekaan terhadap rasa pahit dan masam bertahan lebih lama dibandingkan dengan rasa manis dan asin.</p>
<p><strong>Sistem peredaran darah</strong><br />
Tidak lama berselang terjadi penurunan jumlah darah yang dipompa oleh jantung dengan seiringnya pertambahan usia sekalipun pada orang dewasa yang sehat. Bagaimanapun, kita mengetahui bahwa ketika sakit jantung tidak muncul, jumlah darah yang dipompa sama tanpa mempertimbangakan usia pada masa dewasa. Kenyataannya para ahli penuaan berpendapat bahwa jantung yang sehat dapat menjadi lebih kuat selama kita menua dengan kapasitas meningkat bukan menurun.</p>
<p><strong>Sistem pernafasan</strong><br />
Kapasitas akan menurun pada usia 20 hingga 80 tahun sekalipun tanpa penyakit. Paru paru kehilangan elatisitasnya, dada menyusut, dan diafragma melemah. Meskipun begitu berita baiknya adalah bahwa orang dewasa lanjut dapat memperbaiki fungsi paru paru dengan latihan latihan memperkuat diafragma.</p>
<p><strong>Seksualitas</strong><br />
Penuaan menyebabkan beberapa perubahan penurunan dalam hal seksualitas manusia, lebih banyak pada laki laki dari pada perempua. Orgasme menjadi lebih jarang pada laki laki, terjadi dalam setiap 2 sampai 3 kali hubungan seksual bukan setiap kali. Rangsangan yang lebih langsung biasanya dibutuhkan untuk ereksi. Sekalipun hubungan seksual terganggu oleh kelemahan, relasi lainnya harus dipertahankan, diantara kedekatan sensualitas, dan nilai sebagai seorang laki laki maupun wanita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.psikologizone.com/perkembangan-fisik-masa-dewasa-akhir/06511421/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

