Definisi tentang Psikologi Industri Organisasi diperlukan untuk memberikan batasan-batasan bagi suatu ilmu, sehingga kajian sebagai ilmu menjadi jelas. Sebagai suatu specialty area dalam kerangka ilmu psikologi, maka Psikologi Industri Organisasi memiliki definisi yang terbatas tentang kajian ilmunya.
Salah satu definisi mengatakan, “industrial and organization psychology is the scientific study of the relationship between man and the world at work; the study of adjustment people make to the places they go, the people they meet and the things they do in the process of making a living” (Guion dikutip dalam Muchinsky, 1983)
Blum dan taylor (1968) mendefinisikan Psikologi Industri Organisasi sebagai, “… simply the application or extension of psychological facts and principles to the problem concerning human being operating within the context of business and industry”.
Menurut Society of Industrial and Organizational Psychology (SIOP, APA Division 4), secara singkat mengartikan Psikologi Industri Organisasi sebagai berikut: “Industrial/Organizational (I/O) psychology is both the study of behavior in organizational and work setting and application of the methods, facts, and principle og psychology to individual and groups in organizational and work settings.”
Psikologi Industri Organisasi merupakan suatu subdisplin dari ilmu psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam suatu konteks organisasi, apakah organisasi industri ataukah organisasi nirlaba, serta pengaruh timbal balik antara individu dan organisasi tempatnya berkarya.
Dalam kenyataan praktis, Psikologi Industri Organisasi saling tumpang tindih dengan disiplin ilmu lain. Society of Industrial and Organizational Psychology (SIOP) memberikan beberapa para meter yang membedakan Psikologi Industri Organisasi dengan specialty lain dalam disiplin psikologi.
Populasi
Fokus utama Psikologi Industri Organisasi adalah perilaku manusia pada work setting (setting kerja). Karena populasi Psikologi Industri Organisasi berada pada business, industry, labor, public (including non-profit), academic, community, and health organization.
Problem
Psikologi Industri Organisasi memiliki problem aplikatif yang menyangkut masalah-masalah manusia dalam pekerjaannya, yang meliputi recruitment, selection, training, development, motivation, organization development, consumer behavior, structure of work, human factors dan lain-lain.
Prosedur dan Teknik
Berbagai macam prosedur, alat-alat dan teknik-teknik telah dikembangkan untuk membantu Psikologi Industri Organisasi dalam menangani masalah secara efektif. Terdapat tiga buah elemen penting yang akan diukur, yaitu pekerja, pekerjaanya, dan konteks pekerjaan.
Dalam kaitanya dengan pekerja maka dikembangkan berbagai tes untuk mengukur perbedaan individual seperti tes intelegensi, tes kepribadian, alat ukur nilai dan berbagai alat ukur lainnya. Jika untuk mengukur aspek pekerjaanya menggunakan prosedur analisis jabatan (job analysis).
Untuk mengukur konteks pekerjaan telah dikembangkan berbagai prosedur dan alat tes untuk mengenali budaya organisasi, iklim organisasi, design organisasi, sistem imbalan dalam organisasi dan lain-lain.
Tujuan Psikologi Industri Organisasi sendiri, sama dengan yang tertera dalam mukadimah kode etik psikologi, yaitu untuk kesejateraan umat manusia (the well being of human being). Jadi dalam kajian-kajian dan rekomendasinya, Psikologi Industri Organisasi harus menempatkan harkat kemanusiaan sebagai ukuran tertinggi, bukan kesejahteraaan individu di dalam organisasi atau kemajuan oraganisasi semata-mata.
Daftar Pustaka
Yuwono, Ino, Suhariandi, Fendi, Fajrianti, Setiawan Muhammad, Budi, Gressy Septarini, Berlian. 2005. Psikologi Industri & Organisasi. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga


owh yang biasa nanganin problem karyawan dikantor-kantor yak ?
[Reply]
Muhammad Baitul Alim Reply:
September 1st, 2009 at 4:08 pm
@kreatif
benar mas..
[Reply]
sobb ada e-book contoh2 te psikologi ga sobb, buat tes pekerjaan, yg gratisan gtu loh sobbb….klo g keberatan di postingkan sobbb????
[Reply]
tes psikologi sobbb dari kemampuan verbal sampe gambar2 sobbb?
[Reply]
Muhammad Baitul Alim Reply:
September 1st, 2009 at 4:10 pm
@novaz
@moenas
@butiku palace
Kami mohon maaf sebelumnya. Dengan berat hati permintaan anda tidak bisa kami berikan, karena hal ini dapat melanggar kode etik psikologi pasal 16 ayat 2 tentang penggunaan dan penguasaan sarana pengukuran psikologik. Yang mungkin bisa kami berikan hanya pengertian dari tes-tes psikologi, bukan isi atau sarana dari tes psikologi.
[Reply]
salam kenal, mau belajar psikologi sedikit-sedikit
[Reply]
kunjungan balik browww ngomong2 da ebooknya gak tuh bakal belajar bahasa verbal
[Reply]
wah menarik sekali ini sob,but klo ada ebook nya apabila berkenan saya boleh memintanya??
karena bahasa verbal ini,bahasa yang tidak bisa berbohong menurut saya,.
jadi tolong ya sobat,.. tnx,
Butiku Palace
[Reply]
bentar yah Om..mataku lagi gak kuat untuk mbaca…
[Reply]
thanks for sharing
[Reply]
Baru bangun tidur… lgsg kemari sajah…
[Reply]
kagak ngerti, hihihihi,…
kunjungan balezan yah sobat,…
[Reply]
kunjungan balesan aja ya !
[Reply]
nais info sob..
[Reply]
nice artikle… TFS friend.
[Reply]
Keren sekali artikel2 yang sobat posting..Sangat membantu sekali,Terima kasih sudah mau berbagi..
Keep posting..
[Reply]
nice artikel kawan……. sukses selalu menyertai anda…….. hehehehehe
[Reply]
kunjungan balik sob
[Reply]
Om kenapa gak di kasih shoutmix juga Om?
[Reply]
tambah mantap aja nih
[Reply]
kunjungan balik, makasih.
[Reply]
mampir sini juga…met petang…
[Reply]
halo sob..
berkunjung di sini selepas terawih..
met malem ^_^
[Reply]
Nambah ilmu Lagi nih dari dunia psikologi!!!
Thx y sob!!
[Reply]
selalu dech ada waktu buat maen ke sini,….
[Reply]
Pagi sob…..
Keyla main lagi nie sambil cari info hehehe
[Reply]
psikologi tu industri juga to…?
[Reply]
Muhammad Baitul Alim Reply:
September 4th, 2009 at 7:52 am
Benar mas…salah satu bidang psikologi adalah psikologi industri organisasi. mengenai macam-macamnya sudah sesuai dengan menu di situ psikologizone bagian atas. Jadi tinggal pilih mau mencari info tentang psikologi apa.
[Reply]
Meski nggak punya dasaran ilmu psikologi, This is on of my fav blog.
Perkembangan jaman yang semakin maju, menciptakan berbagai masalah, tantangan dan hambatan. Kehadiran para psikologi diharapkan dapat memberikan ‘angin segar’ bagi pemecahan masalah tersebut.
Nice posting!
[Reply]
Kenal balik kembali, web yang penuh ilmu, salut, tank kunjungannya
[Reply]
Menarik bro… meskipun saya tidak berorganisasi sekarang tp namanya tetap perusahaan meski perorangan…
[Reply]
halo sob, berkunjung sambil membawa award.
silahkan di ambil ya..^_^
[Reply]
mampir lagi sobat,… dikasih shoutbox dunkz,,,, hehehe,….
[Reply]
Muhammad Baitul Alim Reply:
September 4th, 2009 at 10:45 pm
sekali lagi saya mohon maaf, untuk reward dan sebagai gantinya, pemberi komentar terbanyak akan tampil link webnya di siderbar sebagai top commnetator psikologizone.
[Reply]
Kunjungan balik sob, met beraktivitas
[Reply]
Artikelnya rada berat tp memang serius dan berbobot. Saran saya perbanyak artikel seputar psikologi popular yg rada lunak dicerna kebanyakan blogger awam spt sy dan teman2 bloggers lainnya. ok, but secara keseluruhan it’s OK bgt
[Reply]
Muhammad Baitul Alim Reply:
September 4th, 2009 at 10:45 pm
Untuk kedepan saya akan berusaha lebih mempermudah pembahasan walaupun nantinya pada teori, sejarah dan tokoh psikologi akan butuh pemahaman lebih karena memang cocok utk akademisi. saya ucapkan terimakasih atas masukan dari anda.
[Reply]
Jadi paham nih. Makasih ya sob untuk artikelnya.
Btw, ada tag di rumahku tolong diambil ya… maaf kalau merepotkan nih buat ngerjainnya
[Reply]
berkunjung kesini lagi…
[Reply]
met siang, have a nice day….
[Reply]
Maaf baru bisa berkunjung, ada masalah dengan koneksi internet saya
[Reply]
Wuiss Bagus yah Webnya apa lagi tampilan Commentnya Saya jg Kepinggin Nihhh….
Salam Kenal yah ^^
[Reply]
Permisi… numpang baca2 artikelnya… wah… postingannya bagus bangettt… salut dech… TUKERAN LINK YUKKK…
[Reply]
kunjungan balik numpang bekun broww
[Reply]
infonya sangat bermanfaat, sobat !
[Reply]
Aslm.
Bener bgt tu Mas Muhammad. Sy bilng SETUJU krn Sy jug dr jur psikologi dan meski blum lu2s, kode etik tetap hrs dijaga. Meskipun alat tes itu bukanlah ssuatu yg patut dikeramatkan, tp ini menyangkut kevalidan dan reliabilitas tes itu sendiri. Bahkan, kemarin saja d kelas ada kejadian ketinggalan alat tes d meja kelas, alhasil dosen memarahi kami dan beliau bercerita kalau d kampusnya dulu, hal spt ini bs menyebabkan sanksi administrasi bg mahasiswanya.
Apalagi kalau alat tes itu trsebar begitu saja d publik. Kasihan yg mmbuat alat tes. Semakin tersebarnya alat tes misalny alat tes intelijensi, kita akan semakin kesulitan mengukur intelijensi ssorg meskipun pengukurannya tdk hny berasal dr alat tes sj.
Wslm.
[Reply]
Muhammad Baitul Alim Reply:
November 2nd, 2009 at 6:30 am
Memang kita harus benar-benar menjaga hal tersebut, dan kode etik psikologi adalah suatu keharusan yang harus di patuhi oleh ilmuwan dan profesi psikologi.
[Reply]
Terimakasih komentarnya dalam blog saya ..sangat membantu….!!
Saya berkomentar dalam artikel ini karena ingin mengetahui Psikologi Industri bahwa tujuan utamanya adalah peningkatan produktifitas … yang dikenal antara lain adalah AMT Avhievement Motivation Training, Transactionak Anakysis, dan Talent Management… sekarang dikenal juga istilah Assesmen Character… bagaimana pendapat akhli psikologi…??
[Reply]
bisa minta tolong diperbanyak lagi dong pembahasan tentang PIO. Coz, aku peminatan ambil PIO,,tp jujur, msh blank bgt ttg PIO itu sendiri, walaupun sempet dpt 3 sks di smtr 3.
Dan apa sih kelebihan dr PIO dibanding dg bidang2 psikologi yg lain. Cz sepertinya lebih banyak yang minat pada ranah klinis dibanding PIO (khususnya di kampus saya)
[Reply]
Terkadang sebagian kalangan mengangap adanya seorang Psikolog di Perusahaan bukanlah sebagai tenaga yang ahli.
Namun hanya sekedar seorg yg hanya menjalankan atau melaksanakan Test utk rekrut org.sebenarnya khan fungsinya isa lebih luas.
Bagaimana sebaiknya untuk memberdayakan itu yach.
Salam dr Indra
[Reply]
ya dalam organisasi berkerja ada kala ya kita harus paham tentang apa yg kita kerja kan terus para pekerja harus di bnyar jangan sampai tidak di banyar lah iya dong ya
[Reply]
hahahaha..ternyata baitul rekk…
sip2 tul
[Reply]