Mengatur Keuangan Keluarga, Mencegah Masalah

Ilustrasi

Dalam sebuah keluarga mungkin sudah tidak asing dengan seorang suami yang menjadi tumpuan keluarga terutama dalam hal finansial keuangan keluarga. Seorang suami harus memiliki penghasilan yang dapat memenuhi segala macam kebutuhan keluarga.  Akibatnya, seorang suami mau tidak mau harus sanggup dalam memenuhinya. Hal ini tidak akan menjadi beban yang begitu berat jika suami memiliki penghasilan yang mencukupi, tetapi akan sangat berat bila penghasilan yang didapat tidak sepadan dengan setiap kebutuhan yang ada dalam suatu keluarga.

Oleh karena itu pada masa sekarang ini, banyak kita ketahui tentang sebuah keluarga dimana suami dan istri sama-sama memiliki pekerjaan. Strategi  ini bisa dilakukan untuk meringankan beban keuangan dalam sebuah keluarga. Sehingga dalam masalah keuangan, menjadi tumpuan dan tanggung jawab bersama, baik suami maupun istri. Bukan hanya itu saja, bahkan seorang istri yang bekerja memang ingin menitih dunia karir yang ingin dicapai dalam hidupnya.

Tetapi permasalahan yang muncul adalah bagaimana jika dalam hal besaran penghasilan, suami memiliki penghasilan yang lebih rendah dari pada penghasilan yang dimiliki oleh istri. Rasa rendah diri bisa saja muncul dalam diri suami, bahkan istri pun bisa merasa memiliki otoritas yang lebih tinggi dibandingkan suami dalam kehidupan berumahtangga. Hal ini bisa menjadi suatu akar pemasalahan perceraian dalam sebuah keluarga. Tentu dibutuhkan suatu pemecahan masalah yang tidak merugikan kedua belah pihak.

Uang bersama bisa menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan dalam permasalahan ini. Dimana setiap penghasilan yang dimiliki suami dan istri digabungkan menjadi satu, sehingga tidak ada sebutan penghasilan suami atau penghasilan istri di dalamnya. Berikut adalah manfaat dan keuntungan dengan strategi uang bersama :

Memperkuat tujuan keuangan anda
Dalam sebuah keluarga tentu terdapat sebuah tujuan tujuan yang ingin dicapai baik suami ataupun istri dan belum tentu memiliki tujuan yang sama. Dengan adanya uang bersama maka tujuan suami dan istri akan menjadi satu yaitu sebuah tujuan keluarga yang merupakan tujuan bersama, bukan hanya tujuan suami atau istri saja.

Kebutuhan keluarga lebih jelas
Kebutuhan keluarga dapat meliputi pendidikan anak, biaya bulanan, rumah dan lain lain. Dengan uang bersama maka setiap kebutuhan yang ada dalam sebuah keluarga akan menjadi lebih jelas diketahui bersama, baik dalam jumlah besaran biaya kebutuhan juga dalam bagaimana perkembangan keuangan keluarga anda.

Tanggung jawab keuangan secara bersama
Strategi ini akan menjadikan sebuah tanggungjawab keuangan menjadi tanggungjawab bersama. Sehingga keuangan keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab masing masing individu baik suami maupun istri.

Mempererat ikatan emosi
Suami dan istri akan dapat merasakan emosi bersama dalam hal mengatur beban keuangan keluarga. Setiap permasalahan yang terjadi bisa langsung diketahui dan di rasakan bersama, sehingga beban akan menjadi lebih ringan dalam menghadapinya. Memotivasi dan menghibur pasangan pun juga bisa dilakukan ketika menghadapi permasalahan keuangan bersama

Komunikasi lebih mudah
Dengan adanya strategi uang bersama maka akan menjadi lebih mudah dalam mengkomunikasikan setiap perubahan dan permasalahan yang muncul dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Berbeda jika beberapa kebutuhan di tanggung oleh suami atau istri, akan terasa sedikit sulit dalam mengkomunikasikan setiap perubahan keuangan dan permasalahan yang terjadi karena setiap kebutuhan telah disepakati dan tanggungjawab masing masing individu.

Siapa yang lebih konsumtif
Strategi ini dapat menjadi tolak ukur dalam menentukan besaran biaya dan kebutuhan istri dan suami. Apa sajakah kebutuhan yang perlu di penuhi sebagai seorang suami maupun istri. Sehingga dalam pengaturan keuangan akan menjadi lebih jelas setiap kebutuhan istri maupun suami.

Uang bersama dapat menjadi strategi yang bisa anda gunakan, tetapi tidak dipungkiri bahwa sebagian orang tidak bisa melakukan hal ini dengan berbagai alasan. Berikut adalah beberapa tips untuk anda yang tidak bisa melakukan strategi diatas:

Tentukan kebutuhan keluarga
Pada tahap ini tentukan terlebih dahulu kebutuhan keluarga anda. Apa-apa yang menjadi kebutuhan baik kebuthan bulanan ataupun persiapan kebutuhan jangka panjang. Dalam menentukannya pun harus berdasarkan kesepakatan bersama antara suami dan istri.

Tanggung jawab setiap kebutuhan keluarga
Dalam hal ini tentukan terlebih dahulu kebutuhan keluarga anda, setelah itu membagi tanggung jawab pada setiap kebutuhan berdasarkan kemampuan financial suami atau istri ataupun berdasarkan keputusan yang dibuat bersama.

Sisihkan untuk ditabung
Sisihkan sebagian uang anda untuk ditabung, baik istri dan suami. Karena jika terdapat sesuatu kebutuhan yang mendadak, maka istri maupun suami dapat mengatasinya dengan uang hasil ditabung. Sehingga tanggung jawab kebutuhan masih tetap terjaga.

Komunikasikan setiap perubahan keuangan
Jika terdapat perubahan keuangan yang terjadi baik pada istri maupun suami terutama dalam hal besaran pendapatan masing masing. Sehingga dapat melakukan pembagian tanggung jawab kebutuhan berdasarkan perubahan keuangan yang terjadi pada suami maupun istri.