
Uswatun Hasanah.S.Psi.M.Psi
Konsultasi oleh Uswatun Hasanah.S.Psi.M.Psi, dosen Fakultas Psikologi Universitas Darul Ulum Jombang, direktur dan konsultan pendidikan anak, rekan ahli psikologi di beberapa lembaga, dan pernah menjadi pembicara di berbagai acara seminar, pelatihan dan talk show.
Tentang Uswatun Hasanah – Email Uswatun Hasanah

Pertanyaan:
Halo, baru sekali ini saya konsultasi masalah psikologi lewat internet.
Begini, Bu. Saya mau tanya. Saya punya mantan pacar yang sampai saat ini masih mengejar-ngejar saya. Saya sudah berusaha menghindar dan mencoba bersikap tegas sama dia tapi tidak mempan juga.
Pada awalnya saya mau jadian sama dia tidak lebih hanya karena rasa kasihan saja, karena saya tahu dia suka sama saya sudah lama. Dia menyukai saya sudah hampir 2 tahun. Dulu, waktu dia nembak pertama kali, saya sudah menolaknya berulang kali, tetapi saya baru menerima dia 3 bulan yg lalu.
Saya hanya berpikir mudah-mudahan saya juga menyukai dia, tetapi nyatanya dalam menjalin hubungan yang hanya berlangsung 2 bulan itu tidak berlangsung baik, yang saya tidak sangka adalah ternyata dia adalah pembohong besar, amat sangat besar bohongnya.
Tega-teganyanya dia membohongi saya dan keluarga saya. Mending dia cuma membohongi saya saja tetapi orang tua saya dan beberapa saudara saya. Kesalahannya benar-benar fatal karena dia bilang dia akan melamar saya, tapi nyatanya waktu mama saya mencoba bertanya langsung pada orang tuanya, mereka tidak tahu apa-apa sama sekali dan mantan saya ini malah menjatuhkan orang tuanya.
Memang waktu kami pacaran, saya sama dia pernah melakukan hubungan intim yang seharusnya tidak boleh dilakukuan dan itulah hal yang menjadi senjata dia sekarang ini. Saya tidak mau orang tua saya sampai tahu bahwa kami sudah pernah melakukannya.
Dia berjanji tidak akan memberi tahu selama saya tidak pacaran dengan orang lain. Padahal, sekarang ini saya sudah punya penggantinya dan dia selalu meneror pacar saya. Untung saja pacar saya tidak terpengaruh omongannya dan dia selalu memaksa saya untuk putus dengan pacar saya. Kalau tidak, dia akan memberi tahu orang tua saya masalah itu.
Saya bingung harus berbuat apa dan bagaimana mengatasinya. Selintas terpikir untuk meracuni dia aja tetapi saya mikir lagi itu dosa.
Mohon bantuannya, ya. Terima kasih. (DH, 20 tahun, baru lulus kuliah)
Jawaban:
Halo DH, sebuah nama yang bagus.
DH, apa yang kamu alami saat ini adalah penyesalan akibat kecerobohan Anda dalam bergaul dengan pacar Anda. Anda sudah melanggar aturan agama, bertobatlah lebih dahulu. Jangan takut dengan ancaman mantan pacar Anda jika memang itu kenyataanya. Apa yang telah terjadi tidak perlu disesali. Menerima kenyataan akibat perbuatan kita adalah lebih mulia agar kita lebih berhati-hati ke depan. Jujur itu akan lebih baik daripada nanti orang lain akan merasa terbohongi oleh kita (dalam hal ini calon suami).
Jika pacar Anda sangat mencintai Dewi maka dia tidak akan meninggalkan Anda. Apa yang telah terjadi pada Anda bukanlah alasan untuk meninggalkan Anda. Justru kesungguhanya akan teruji di sini.
Demikian masukan dari saya. Semoga bermanfaat.
| Tweet |





