2:06 am - Jumat Mei 18, 2012
Home » Sosial » Dilarang Merokok, Malah Ingin Merokok

Dilarang Merokok, Malah Ingin Merokok

Dilarang Merokok, Malah Ingin Merokok

cooloutoppie

Ironis, ternyata larangan merokok justru membuat orang berhasrat sebaliknya. Dalam sebuah penelitian psikologi dari Oxford University, Inggris, menghasilkan, tanda “dilarang merokok” malah membuat orang semakin ingin menghisapnya.

“Anda akan mendapat efek ironis ketika menerima informasi larangan,” kata Brian Earp, dalam Daily Mail, Jumat 6 Mei 2011. Ia memberikan contoh, ketika orang di minta untuk tidak memikirkan gajah merah muda, justru orang akan melakukan sebaliknya. Ketika dilarang, orang akan cenderung berkeinginan melakukan hal yang dilarang.

Ini membuktikan bahwa semua jenis pesan larangan narkoba, miras, merokok justru akan direspon dengan negatif. Ketika orang semakin intens melihat larangan merokok muncul dimana-mana, mereka justru semakin berkeinginan kuat. Bahkan ketika mereka tengah merokok sekalipun.

Sebagai pembuktian teori ini, penelitian yang dilakukan dengan cara membagi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dimana kelompok eksperimen ditunjukkan gambar-gambar larangan merokok dan kelompok kontrol tidak ditunjukkan sama sekali.

Masing-masing kelompok diberikan tongkat untuk diarahkan ke depan yang berarti mereka menginginkan, dan mengarahkan ke belakang yang artinya menolak. Hasil menyebutkan kelompok eksperimen justru senang memandang lama gambar-gambar, termasuk asbak dan rokok di dalamnya. [tmp]

Rating Berita Menarik:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...
garis
garis
Discount School Supply - Extreme Bargains
Dapatkan update terbaru via Twitter @psikologizone. Atau, gabung komunitas Psikologi Zone di Facebook.


Tes Kepribadian Online