12:51 am - Jumat Mei 18, 2012
Home » Konsultasi » Bagaimana Meningkatkan Percaya Diri Saya

Bagaimana Meningkatkan Percaya Diri Saya

Israele Euaggelion, S.Psi. M.Psi

Israele Euaggelion, S.Psi. M.Psi

Konsultasi oleh Israele Euaggelion, S.Psi. M.Psi, Psikolog berpengalaman dalam psychological testing di berbagai institusi pendidikan dan perusahaan Indonesia. Tergabung dalam lembaga Psychological Assesement.Centre “LOVE”, assessment centre di bidang klinis, pendidikan, serta industri dan organisasi.

Tentang Israele EuaggelionEmail Israele Euaggelion

Pertanyaan:

Nama saya Natalia. Saya sudah lulus 2 tahun yang lalu dari kuliah..dan bisa di bilang nilai IPK saya bagus 3.84. Setelah saya lulus kuliah sebenarnya saya ingin mencari kerja..tetapi pacar saya waktu itu menganjurkan saya untuk tidak kerja di orang lain..karena katanya, tidak enak kerja sama orang lain..dan menganjurkan saya untuk buat usaha di bidang pembuatan website.

Bisa di bilang usaha ini tidak berjalan lancar karena dia juga tidak serius menjalankan usaha ini dan tidak mau mengembangkan usaha ini. Saya termasuk org yang kurang percaya diri..dan akhirnya sebelum 2 tahun usaha kita ditutup dan dia beralih ke pembuatan game seorang diri (karena saya tidak bisa membuat game).

Saya putus sama dia, karena ada hal yang membuat saya capek pada dirinya dan sifatnya. Saya selama hampir 1 tahun merasa tertekan karena kehidupan saya merasa tidak ada kemajuan dan merasa tidak berguna. Saya merasa tidak enak sama orang tua saya yang selalu menanyakan bagaimana usahanya. Padahal usahnya tidak berjalan lancar dan tidak ada kemajuan. Saya merasa tidak berguna.

Setelah saya putus 2 bulan lalu, sudah 2 bulan saya mencari kerja, tetapi belum mendapatkan hasil. Saya pernah test psikotes di AHM dan gagal pada tahap ke II, yaitu test pauli dan test di OCBC NISP (ini testny program) juga gagal.

Saya memiliki nilai baik tetapi buruk dalam bahasa inggris. Sangat minim inggris saya. Saya sekarang mulai belajar lagi benar-benar dari awal, tetapi saya tidak percaya diri dimana semua perusahaan mencari karyawan yang baik dalam bahasa Inggris dan mungkin interview bahasa inggris.

Kemampuan inggris saya yang membuat saya kurang percaya diri juga takut tidak bisa menjawab pertanyaan, takut tidak ngerti apa yang di bicarakan/ditanyakan.

Sekarang saya kurang percaya diri dengan kemampuan saya. Saya merasa saya tidak berguna dan saya sudah membuang waktu saya dengan hal yang tak berguna.

Bagaimana yah bu untuk meningkatkan percaya diri saya? dan saya ingin tau tentang psikotes pauli..itu yang dilihat apanya yah? Sebanyak dan secepat mungkin atau bagaimana yah? (N, 24)

Jawaban:

Dear N,
Hal pertama yang perlu Anda ketahui, bahwa setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Sebaiknya, kegagalan dijadikan pelajaran yang bermanfaat dalam hidup sehingga Anda tidak terpuruk atau merasa tidak berguna. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Langkah yang telah Anda lakukan sudah benar. Namun, Anda kurang memiliki daya juang dan ketangguhan yang diperlukan untuk menghadapi semua masalah yang Anda hadapi.

Untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam diri, Anda perlu melakukan introspeksi diri dengan melihat kelebihan atau kemampuan yang Anda miliki, seperti lulus dengan IPK yang memuaskan dan kemampuan lainnya. Anda dapat meyakinkan diri bahwa Anda pun mampu memiliki pekerjaan baru namun belum ada kesempatan kerja. Oleh karena itu, Anda harus terus berusaha untuk mencari pekerjaan di mana pun sesuai dengan bidang yang Anda kuasai. Dengan demikian, kemampuan atau kelebihan Anda dapat digunakan lebih optimal di dunia kerja.

Mengenai psikotes yang Anda lakukan selama ini tidak bisa kami jelaskan. Hal tersebut berkaitan dengan kode etik kami sebagai psikolog. Namun, saran kami untuk Anda, yaitu pada saat melakukan psikotes dan wawancara kerja, sebaiknya Anda bersikap tenang, konsentrasi, dan percaya diri agar Anda mendapatkan hasil yang optimal.

Good job.. Jangan berhenti untuk mencoba!

garis
garis
Discount School Supply - Extreme Bargains
Dapatkan update terbaru via Twitter @psikologizone. Atau, gabung komunitas Psikologi Zone di Facebook.


Tes Kepribadian Online