
Uswatun Hasanah.S.Psi.M.Psi
Konsultasi oleh Uswatun Hasanah.S.Psi.M.Psi, dosen Fakultas Psikologi Universitas Darul Ulum Jombang, direktur dan konsultan pendidikan anak, rekan ahli psikologi di beberapa lembaga, dan pernah menjadi pembicara di berbagai acara seminar, pelatihan dan talk show.
Tentang Uswatun Hasanah – Email Uswatun Hasanah

Pertanyaan:
Saya punya adik yang masih duduk di bangku SMP. Adik saya ini selalu bikin masalah di rumah. Entah karena sikapnya atau karena sifatnya. Sikap karena dia kurang menghargai orang lain, apapun yang dia minta, dia berusaha raih walaupun dengan cara yg salah. Dia bisanya meminta tanpa tahu apa yang telah kami lakukan (bekerja) sepanjang hari. Sifat karena dia sering saya liat mengambil barang yang bukan miliknya. Itu dikarenakan dia ingin memiliki tanpa berjuang bagaimana cara memperolehnya secara halal.
Di sekolah dia tidak berprestasi, malah dikenal sulit diatur di kelas. Saya rasa mungkin tujuan dia ke sekolah tidak hanya untuk sekolah tapi juga untuk pacaran, karena setahu saya dia punya pacar 3. Sangat memprihatinkan memang.
Berulang kali kami sekeluarga mengajak dia untuk bicara dan memang memarahi dia karena kenakalannya, tapi berulangkali juga dia selalu mencari celah untuk melakukan kesalahan.
Pernah kami memberinya kesempatan sedikit saja untuk keluar rumah, apa yang terjadi? Dengan janji hanya pergi selam 1 jam akhirnya dia malah pergi berjam2 sampai kami sekeluarga kebingungan mencari dia. Dia sangat tidak disiplin dalam hal waktu.
Oh ya, orang tua saya sudah pensiun dan tidak punya penghasilan, jadi mereka mengandalkan kami (saya &suami) untuk sehari2 dan uang saku juga jajan adik saya, padahal saya sendiri juga punya kehidupan sendiri yang harus saya pikirkan bukan?
Kadang saya berpikir buat apa saya beri uang jajan dia padahal dia tidak pernah menghargai usaha saya dan suami. Setiap dia menginap di rumah saya, pasti kedapatan ada saja yg hilang, entah itu barang atau uang.
Tolong, apa yang harus kami lakukan untuk membuat adik saya bisa diatur dan dia tidak merasa terkekang dengan segala aturan yang ada di rumah. Mohon maaf kalo keluh kesah saya terlalu banyak karena saya sendiri tidak/belum bisa mencari jalan terbaik. Sebelumnya dan sesudahnya saya berterimakasih sekali. (A.D, 30 tahun, swasta)
Jawaban:
A.D yang baik, apa yang adik A.D alami adalah salah satu bentuk kenakalan remaja. Pada masa remaja Disebut Masa remaja awal (early adoloscence) berlangsung di masa sekolah dasar akhir dan menengah akhir usia berkisar antara 10 hingga 13 th ada perubahan pubertal terjadi masa ini. Pada masa remaja awal dalam usia ini, dengan mempertimbangankan konteks sosio historis, bahwa pada masa remaja terjadi proses perkembangan meliputi perubahan-perubahan yang berhubungan dengan perkembangan psikoseksual, dan juga terjadi perubahan dalam hubungan dengan orangtua dan cita-cita mereka.
Pada masa transisi perkembangan ini sebagian masa kanak-kanak masih dialami, kematangan masa dewasa sudah dicapai dengan ditunjukannya sudah mulai punya pacar, perilaku menentang tidak mau mengikuti aturan adalah sebagaian dari pola perkembagan. Segala urusan remaja seusia ini sudah tidak mau dicampuri oleh orang lain baginya masalah yang dihadapi adalah masalah pribadinya.
Ia ingin menyelesaikan sendiri dan orang lain tidak perlu tahu. Kondisi seperti ini harus dipahami oleh pihak keluarga, jangan malah mereject atau menjauhinya karena baik. Buruknya perkembangan perilaku remaja tergantung pada interelasi (hubungan) di dalam keluarga itu sendiri.
Sesungguhnya adik anda perlu perhatian, coba dekati dan ajak bicara baikābaik dari hati ke hati, jangan saling menyalahkan. Posisi A.D disini sebagai kakak sekaligus teman bagi adiknya. Bila direject atau ditolak, nanti dia akan mencari pelampiasan diluar. Maka dari itu jadikan rumah sebagai tempat yang menyenangkan baginya, diharapkan ia betah di rumah.
Teruslah berdoa dan berfikir positif dan yakin adik anda akan menjadi yang baik, karena keyakinan itu memiliki kekuatan yang besar untuk mencapai apa yang akan kita inginkan. Semoga bermanfaat dan Good Luck A.D.
| Tweet |





